Mewakili Cak Imin, Ahmad Fauzi Buka Muscab PKB Halsel 2026–2031
Katasatu — Mewakili Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar, pengurus DPP PKB sekaligus Anggota Fraksi PKB DPR RI, Ahmad Fauzi, secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, periode 2026–2031, bertempat di Hotel Buana Lipu, Kecamatan Bacan Selatan, Minggu (19/4/2026).
Dalam sambutannya, Ahmad Fauzi menegaskan bahwa berpartai politik tidak boleh hanya dimaknai sebagai aktivitas lima tahunan menjelang pemilu. Ia menekankan pentingnya menghadirkan politik yang nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat melalui tiga matra utama, yakni politik kehadiran, politik kepeloporan, dan politik keteladanan.
Ia menjelaskan, politik kehadiran berarti seluruh kader, mulai dari tingkat DPC, PAC hingga anggota legislatif, harus aktif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, bukan hanya hadir saat pemilu. Menurutnya, partai tidak boleh membiarkan masyarakat berjuang sendiri tanpa pendampingan.
“Karena itu kami tekankan pentingnya politik kepeloporan. Kader PKB, harus tampil sebagai pelopor perubahan menuju kebaikan. Masyarakat tidak butuh retorika panjang, mereka hanya butuh kerja nyata. Lebih baik kecil tapi konsisten daripada besar tapi tanpa bukti,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ahmad Fauzi mengingatkan pentingnya politik keteladanan. Ia menilai masyarakat saat ini sangat kritis dan sensitif terhadap perilaku elite politik. Satu kesalahan kecil dari kader, menurutnya, dapat berdampak pada citra seluruh partai.
“Karena itu, setiap kader, terutama anggota DPRD, harus menjaga sikap dan integritas. Gunakan kewenangan yang ada, termasuk dalam penganggaran, untuk sebesar-besarnya kepentingan masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Fauzi turut menyinggung pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap demokrasi. Ia menilai keberhasilan sistem demokrasi sangat ditentukan oleh kemampuannya dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
“Jika demokrasi mampu menghadirkan kesejahteraan, maka kepercayaan publik akan meningkat. Namun jika tidak, maka kepercayaan itu akan runtuh,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Halsel, Muslim Hi. Rakib, menegaskan bahwa Muscab bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, melainkan ruang strategis untuk merumuskan gagasan-gagasan produktif dan langkah-langkah konkret dalam merebut kepercayaan masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita menjadikan momentum ini untuk mengevaluasi seluruh kerja-kerja politik, sekaligus meramu gagasan yang produktif dan strategis demi merebut hati rakyat Halmahera Selatan,” ujar Muslim.
Muscab DPC PKB Halmahera Selatan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Halsel, Helmi Umar Muchsin, Sekretaris Daerah Halsel, Abdillah Kamarullah, Anggota Fraksi PKB DPRD Maluku Utara Muksin Amrin, Ketua dan Anggota Fraksi PKB DPRD Halsel, seluruh pengurus DPC dan PAC PKB Halsel, pimpinan partai politik se-Halmahera Selatan, serta jajaran Forkopimda.
Kegiatan Muscab ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran PKB dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat di Kabupaten Halmahera Selatan untuk periode lima tahun ke depan. (RI/Red)















Tinggalkan Balasan