Komisi II Pastikan Bongkar Skandal Dugaan Pungli Dacil Guru di Taliabu, Kikan: Itu Komitmen Kami
Katasatu- Anggota DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, Wa Ode Nurlina memastikan, jika Komisi II DPRD akan terus bekerjauntuk membongkar skandal dugaan pungutan liar Dacil guru dilingkup Pemkab Pulau Taliabu.
“Kami memberikan jalan pada guru-guru penerima dacil, agar bicara persoalan pemotongan Dacil guru karena komisi II berkomitmen untuk membongkar kasus dugaan pungli dacil yang diduga dilakukan oleh beberapa oknum dinas Pendidikan,” tegasnya.
Kata dia, di Kecamatan Taliabu Timur Selatan hingga saat ini pihaknya masih menerima keluhan guru atas skandal pemotongan Dacil, namun hanya keluhan yang kami terima tanpa disertai dengan bukti.
Kikan, sapaan akrab politisi PKS ini, menegaskan tidak ada upaya dinas pendidikan melakukan lobi-lobi pada Komisi DPRD Taliabu untuk bungkam soal dugaan pemotongan Dacil guru.
“Kami juga tidak pernah mendengar dari pihak dispen untuk menutupi terbongkarnya kasus mafia dacil sehingga Dispen harus memberikan proyek sebagai imbalan,” tegas politisi muda PKS Taliabu.
“Tekad kami sudah bulat, imannya tak goyah hanya dengan tawaran-tawaran murahan, lalu kami harus menyerahkan guru-guru pada predator Dacil yang diduga berkeliaran dilingkup Dispen Taliabu,” cecar Kikan.
“Niat baik kami, secara pribadi saya benar-bernar mau membantu dan melindungi guru-guru dengan mengusut tuntas pungli dacil yang diduga dilakukan oknum dispen,” sambung Kikan.
Untuk itu, ia berjanji akan berupaya semaksimal mungkin agar setiap tenaga pendidik yang mendedikasikan jiwa dan raganya untuk pembangunan pendidikan di Taliabu menerima haknya secara utuh tanpa potong memotong.
“Kami akan memberikan jalan dan perlindungan terhadap guru-guru penerima Dacil, agar Dacil guru tidak dijadikan objek sunatan masal,” tandasnya. (lea)












Tinggalkan Balasan