INKAI Ternate Tolak Hasil Musprovlub FORKI Malut, Andri: Cacat Prosedur

Katasatu- Pengurus Cabang (PENGCAB) Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Kota Ternate secara tegas menyatakan dukungan penuh kepada sikap Pengurus Provinsi (Pengprov) INKAI Maluku Utara dalam menolak hasil Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Maluku Utara yang dilaksanakan pada 20 November 2025 lalu di Ternate.

Ketua PENGCAB INKAI Ternate, Andri Ibrahim Akil menegaskan, sikap ini merupakan sikap organisasi yang sah, kolektif, dan satu komando dengan seluruh Pengcab INKAI se-Maluku Utara. Penolakan tersebut didasarkan pada berbagai pelanggaran prosedural dan pencatutan nama INKAI Maluku Utara tanpa dasar organisasi yang sah.

“INKAI Ternate berdiri tegak bersama Pengprov INKAI Maluku Utara. Kami menolak hasil Musprovlub tersebut karena tidak sesuai dengan mekanisme organisasi dan mencederai marwah FORKI sebagai induk organisasi karate,” tegas Andri.

Ia juga membantah keras adanya isu yang menyebutkan INKAI Maluku Utara mengalami konflik internal. Menurutnya, informasi tersebut adalah hoaks yang menyesatkan dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Isu konflik internal INKAI Malut adalah berita bohong. Faktanya, seluruh Pengcab INKAI satu komando, solid, dan berdiri bersama Pengprov INKAI Maluku Utara dalam menolak hasil Musprovlub. Tidak ada konflik, yang ada adalah konsolidasi organisasi,” jelasnya.

INKAI Kota Ternate, lanjutnya, tidak akan tinggal diam terhadap penyebaran informasi palsu yang mencemarkan nama baik organisasi. INKAI Ternate bersama Pengprov INKAI Maluku Utara siap menempuh langkah hukum terhadap siapa pun yang dengan sengaja menyebarkan hoaks dan fitnah terkait kondisi internal INKAI Maluku Utara.

“Selain itu terdapat bocoran dari WhatsApp yang beredar bahwa presidium sidang  adalah pengurus INKAI, itu tdk benar. Sebab orang INKAI tersebut bukan dari yang diberi mandat melainkan Panitia Musyawarah dan itu adalah unsur yang ditunjuk langsung oleh Karateker FORKI Maluku Utara,” ucapnya.

“Jika ada pihak yang terus menyebarkan berita bohong dan mencatut nama INKAI, kami akan menempuh jalur hukum. Ini demi menjaga kehormatan organisasi dan kepastian hukum dalam berorganisasi,” tambahnya.

INKAI Ternate menegaskan komitmennya untuk tetap menjunjung tinggi aturan organisasi, soliditas internal, serta menjaga integritas pembinaan karate di Maluku Utara agar tetap berjalan sesuai dengan prinsip organisasi dan semangat sportivitas. (ata)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup