Tinggal di Jakarta, Bupati Taliabu Enggan Laksankan Program Pangan Presiden Prabowo
Katasatu- Politisi Partai Gerindra Pulau Taliabu, Suratman Bahrudin menuding Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, di bawah kepemimpinan Sashabila Mus sebagai bupati tidak mendukung program peningkatan dan pemerataan pendistribusian pangan Presiden Prabowo.
Pasalnya, hingga saat ini Pemda Pulau Taliabu belum menyiapkan lahan seluas 2,5 hektar untuk pembangunan gudang Bulog sebagai peningkatan dan pemerataan pendistribusian pangan.
Suratman bilang, hal ini menandakan Pemerintah daerah lamban merespon dan tidak mendukung program pangan Presiden Republik Indonesia.
Padahal, masih terdapat puluhan hektar lahan kosong yang tercatat sebagai aset milik pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu yang belum difungsikan.
“Taliabu merupakan salah satu daerah prioritas program ini, keseriusan pemerintah pusat ditindaklanjuti dengan akan dibangunnya gudang bulog di Pulau Taliabu. Namun sampai saat ini pemerintah daerah belum mampu menyiapkan lokasi yang diminta untuk pembangunan gudang tersebut,” cecarnya.
Tujuan utama pembentukan gudang Bulog di daerah, lanjutnya, adalah untuk memperkuat cadangan pangan nasional, meningkatkan efisiensi logistik, memastikan ketersediaan pangan di wilayah 3T dan menyerap hasil panen petani saat musim raya dan mencegah kerugian pascapanen dengan menyediakan infrastruktur penyimpanan yang memadai.
“Tentunya hal ini menjawab tantangan kurangnya gudang di sentra produksi pangan di daerah khususnya di Pulau Taliabu,” jelas Suratman yang juga Ketua Komisi II DPRD Pulau Taliabu.
Ia mengaku telah berkomunikasi dengan Bulog Provinsi Maluku Utara.
“Hasil komunikasi dengan bulog Propinsi, pemerintah wajib membeli hasil panen masyrakat, jagung dan gabah dengan harga yang telah ditentukan,” ungkapnya.
Untuk komoditas jagung misalnya, lanjut Suratman pemerintah akan membeli dengan harga terendah 5.500 per kilogram. Ini secara tidak langsung akan membuka sumber-sumber pendapatan masyarakat.
“Jadi pemerintah daerah wajib mendukung program pemerintah untuk membangun gudang bulog di Taliabu,” tandasnya. (lea)












Tinggalkan Balasan