Potret Buram Pendidikan di Taliabu, Siswa PAUD Belajar di Atas Para-para

Aktifitas belajar mengajar PAUD Mawar Air Nabi, Desa London, Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu

Katasatu- Jauh dari hiruk pikuk Kota Bobong, Ibu Kota Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara, sejumlah anak-anak terlihat bahagia mengikuti aktivitas belajar mengajar.

Di tengah-tengah keterbatasan fasilitas, asa terus menyala dari wajah-wajah para siswa PAUD Mawar Air Nabi Desa London, Kacamatan Taliabu Utara. Tidak ada gedung sekolah, tidak ada fasilitas dan taman bermain bukan penghalang untuk mengenal huruf.

Perjuangan para siswa PAUD Mawar Air Nabi Desa London untuk mengenal huruf merupakan perjuangan heroik di tengah keterbatasan fasilitas. Mereka tak gentar menghadapi keterbatasan demi meraih cita-cita.

Untuk memastikan anak-anak penduduk peribumi Taliabu bisa belajar tanpa kepanasan dan kehujanan, para pemuda dan orang tua dari Dusun Nabi, Lemon Buing dan Sa’nung, Desa London bergontong-royong membangun para-para sebagai tempat belajar para siswa.

Bangunan sederhana tanpa dinding, beralaskan anyaman bambu dan beratapkan daun rumbia yang sudah bocor itu, menjadi saksi bahwa semangat meraih cita-cita terus berkobar.

Dusun Nabi, Sa’nung dan Lemon Buing Desa London Kecamatan Taliabu Utara merupakan bagian dari tempat yang di diami keluarga pribumi Pulau Taliabu sejak turun temurun.

Kondisi Pendidikan yang begitu memprihatinkan ini ditemukan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, Suratman Bahrudin saat melakukan reses di Desa London, Kecamatan Taliabu Utara Selasa (30/12/2025).

Politisi Gerindra ini menyayangkan lambatnya Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu dalam mendorong percepatan pembangunan RKB PAUD Mawar Air Nabi, sehingga membuat para siswa harus melakukan aktivitas belajar mengajar di atas para-para kumuh.

Suratman menegaskan, kondisi ini membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah dan DPRD Pulau Taliabu dalam pengawal setiap proses pembangunan pendidikan di Pulau Taliabu.

“Kita tidak bisa tinggal diam ketika sebagian keluarga kita yang berdomisili di pelosok dan pegunungan Pulau Taliabu belum mendapat pendidikan yang layak,” ucapnya.

“Kehadiran PAUD Mawar Air Nabi merupakan solusi untuk mendekatkan keluarga kita yang terisolir di pegunungan Air Nabi dengan pendidikan sejak usia dini,” sambungnya.

Suratman bersyukur, masih ada pemuda dan pemudi yang memiliki kegelisahan untuk pemerataan pendidikan di Pulau Taliabu meskipun hanya bermodalkan para-para sebagai tempat untuk melakukan aktifitas belajar dan mengajar.

“PAUD Mawar Air Nabi sudah menyiapkan lokasi untuk pembangunan mulai dari surat jual beli hingga surat hibah dari pembeli ke KB Paud Mawar Air Nabi untuk kepentingan pembangunan,”  pungkasnya. (lea)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup