Bupati Taliabu Pilih Hidup Mewah di Jakarta, Kikan: Ini Pengkhianatan Terhadap Rakyat
Katasatu- Langkah Bupati Taliabu, Provinsi Maluku Utara (Malut), Sashabila Mus untuk memilih tinggal di Jakarta, ketimbang di Kota Bobong, ibu kota Kabupaten Pulau Taliabu membuat geram anggota DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, Wa Ode Nurlina.
Srikandi dari PKS ini menilai, kebiasaan Bupati yang jarang berkantor di daerah mencerminkan lemahnya rasa tanggung jawab Sashabila Mus atas kepercayaan rakyat kepada dirinya.
“Kepala daerah seharusnya hadir dan bekerja untuk rakyat, bukan menjadikan Jakarta sebagai tempat menetap yang lebih nyaman. Ketidakhadirannya di daerah hanya memperlebar jarak antara pemerintah dan masyarakat,” cetus Kikan, sapaan Wa Ode Nurlina.
“Jangan jadikan “rahim” dan bayi sebagai tameng untuk Sashabila meninggalkan tugas sebagai Bupati Taliabu. Banyak perempuan Taliabu melahirkan di atas tandu karena jalan rusak. Mereka tidak punya kemewahan untuk pasiar dengan bulan-bulan di Jakarta,” cecar wakil rakyta dari Dapil I ini.
“Anda (Bupati) kepala ratu remote control. Kita butuh eksekutor di lapangan bukan sosialitas yang wara-wiri di kementrian tanpa ada hasil,” tegasnya.
Dalam catatan katasatu.com, Sashabila Mus sudah genap 6 bulan 20 hari tidak terlihat batang hidungnya di Kota Bobong, Ibu Kota Kabupaten Pulau Taliabu.
Salah satu bupati termuda di Indonesia ini, meninggalkan Kota Bobong pada tanggal 21 Agustus 2025 lalu menggunakan Kapal Grecilia menuju Kota Luwuk, Provinsi Sulawesi Tengah, lalu terbang menuju Jakarta. (lea)













Tinggalkan Balasan