Direktur Analisis Dampak Kependudukan Kemendukbangga Hadiri Penggerakan Kampung Keluarga Berkualitas Gam Marasai Kota Ternate
Katasatu- Komitmen Pemerintah Kota Ternate dalam mewujudkan keluarga berkualitas dan mendukung pembangunan sumber daya manusia terus diperkuat melalui Penggerakan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Gam Marasai di Kelurahan Moya, Kecamatan Ternate Tengah.
Kegiatan ini mendapat perhatian khusus dengan hadirnya Direktur Analisis Dampak Kependudukan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Republik Indonesia, Ir. Pintauli Romangasi Siregar, M.M, serta Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara, Ansar Djainahu, S.Sos.
Kegiatan yang berlangsung di Kampung KB Gam Marasai tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting di Kota Ternate.
Dalam arahannya, Direktur Analisis Dampak Kependudukan KemendukBangga/BKKBN RI, Ir. Pintauli Romangasi Siregar, M.M, menegaskan bahwa pembangunan keluarga merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi yang sehat, berkualitas, dan produktif.
Menurutnya, Kampung Keluarga Berkualitas harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat agar manfaat program pembangunan keluarga dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat hingga tingkat kelurahan.
Sementara itu, Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara, Ansar Djainahu, S.Sos, memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota Ternate yang secara konsisten mengembangkan Kampung Keluarga Berkualitas sebagai salah satu strategi penguatan bonus demografi dan percepatan penurunan stunting.
Ia berharap Kampung KB Gam Marasai dapat menjadi contoh praktik baik bagi kelurahan lainnya di Maluku Utara.

Kepala DPPKB Kota Ternate, H. Rajman Makka, SKM, M.Kes, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa Kampung Keluarga Berkualitas merupakan wadah integrasi berbagai program pembangunan keluarga di tingkat kelurahan yang bertujuan meningkatkan kualitas keluarga, mengendalikan pertumbuhan penduduk, menurunkan angka stunting, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kampung KB juga menjadi instrumen strategis dalam implementasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Kota Ternate,” ungkapnya.
Rajman menyampaikan, Pemerintah Kota Ternate telah menunjukkan dukungan nyata melalui berbagai kebijakan dan regulasi, termasuk pembentukan Kampung Keluarga Berkualitas di seluruh wilayah Kota Ternate.
“Saat ini, seluruh 78 kelurahan di Kota Ternate telah memiliki Kampung Keluarga Berkualitas sebagai pusat integrasi program pembangunan keluarga,” ucap Rajman.
Pada kesempatan tersebut juga dipaparkan berbagai program prioritas yang telah dilaksanakan di Kampung KB, mulai dari pemutakhiran data keluarga, edukasi kependudukan, pelayanan keluarga berencana, penguatan ketahanan keluarga melalui BKB, BKR, BKL, dan PIK-R, hingga berbagai intervensi percepatan penurunan stunting.
Selain itu, Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) terus diperkuat melalui kolaborasi multipihak yang melibatkan pemerintah daerah, BUMN, BUMD, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan dunia usaha untuk membantu keluarga berisiko stunting dan memastikan baduta memperoleh asupan gizi yang cukup.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Ternate berharap Kampung Keluarga Berkualitas Gam Marasai dapat menjadi kampung yang aktif dan mandiri, pusat pembelajaran masyarakat, model implementasi PJPK, serta lokomotif percepatan penurunan stunting menuju terwujudnya keluarga yang sehat, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan keluarga berkualitas sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia dan keberhasilan bonus demografi di Kota Ternate.Narasi ini sudah menggunakan gaya berita media online dan dapat langsung dipublikasikan di media lokal baik cetak maupun elektronik atau online. (ata)















Tinggalkan Balasan