Universitas Terbuka Ternate Siap Dukung Program GENTING, Wujudkan Generasi Bebas Stunting

Kepala DPPKB Kota Ternate, Rajman Makka, SKM, M.Kes Bersama Direktur Universitas Terbuka Ternate, Dr. Muchlis Hafel

Katasatu- Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Ternate terus memperluas jejaring kemitraan dalam mendukung percepatan penurunan stunting melalui Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting).

Kali ini, sosialisasi program dilaksanakan di Universitas Terbuka (UT) Ternate dan dihadiri langsung oleh Direktur Universitas Terbuka Ternate, Dr. Muchlis Hafel, bersama sejumlah pegawai UT Ternate.

Kegiatan sosialisasi berlangsung dalam suasana penuh antusias dan mendapat respons positif dari seluruh peserta. Dalam kesempatan tersebut, Kepala DPPKB Kota Ternate, Rajman Makka, SKM, M.Kes, menyampaikan bahwa Program GENTING merupakan program nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN (KemendukBangga/BKKBN) sebagai gerakan gotong royong untuk membantu keluarga berisiko stunting, khususnya yang memiliki anak usia 0–2 tahun (Baduta) dan ibu hamil dari keluarga kurang mampu.

Menurut Rajman, keberhasilan percepatan penurunan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Program GENTING hadir sebagai wadah kepedulian bersama. Melalui semangat gotong royong, setiap individu maupun lembaga dapat berkontribusi menjadi Orang Tua Asuh bagi keluarga berisiko stunting. Dukungan tersebut dapat berupa bantuan gizi, edukasi, maupun pendampingan keluarga sasaran,” jelasnya.

Rajman berharap komitmen yang ditunjukkan Universitas Terbuka Ternate dapat menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lainnya, instansi pemerintah, BUMN, BUMD, organisasi profesi, dan sektor swasta untuk ikut terlibat dalam Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting.

“Semakin banyak pihak yang terlibat, maka semakin besar pula peluang kita untuk menyelamatkan anak-anak dari risiko stunting. Ini adalah gerakan bersama untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Rajman.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, Program GENTING diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan stunting di Kota Ternate sekaligus menumbuhkan budaya kepedulian sosial terhadap keluarga berisiko stunting pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Dalam pertemuan tersebut, Dr. Muchlis Hafel menyampaikan apresiasi atas langkah DPPKB Kota Ternate yang terus membangun kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting. Menurutnya, stunting merupakan persoalan bersama yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi.

Pihak Universitas Terbuka Ternate menyambut baik Program GENTING dan menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi serta mendukung pelaksanaan program tersebut di Kota Ternate. Sebagai institusi pendidikan tinggi, UT Ternate memiliki komitmen untuk turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.

“Universitas Terbuka Ternate siap mendukung dan berpartisipasi dalam Program GENTING sebagai bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembang generasi masa depan. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga yang membutuhkan,” ungkap Dr. Muchlis Hafel. (ata)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup