GP Ansor Malut Apresiasi Kapolda Pecat 21 Personel Bermasalah
Katasatu – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (PW GP Ansor) Maluku Utara mengapresiasi langkah Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman yang menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap 21 personel yang terbukti melakukan pelanggaran berat.
Ketua PW GP Ansor Maluku Utara, Syarif Abdullah, menilai keputusan tersebut menunjukkan komitmen Polri dalam menegakkan disiplin, menjaga integritas, serta memelihara kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
“Langkah tegas Kapolda Maluku Utara patut diapresiasi. Ini menunjukkan bahwa anggota yang melakukan pelanggaran berat tidak dibiarkan dan harus bertanggung jawab,” ujar Syarif.
Sebanyak 21 personel tersebut dikenai PTDH karena berbagai pelanggaran, di antaranya desersi, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), penyalahgunaan narkotika, serta pelanggaran etika dan norma kesusilaan. Desersi menjadi salah satu pelanggaran yang paling banyak ditemukan.
Syarif berharap penegakan disiplin dilakukan secara konsisten dan diikuti pembinaan terhadap personel yang berintegritas. Ia juga mengingatkan anggota kepolisian agar dalam menjalankan tugas selalu bertindak profesional, proporsional, humanis, dan sesuai prosedur hukum.
“Polisi harus menjadi contoh dalam penegakan hukum. Jangan ada tindakan main hakim sendiri atau tindakan di luar prosedur karena dapat merusak citra dan kepercayaan publik terhadap Polri,” tegasnya.
PW GP Ansor Maluku Utara menyatakan siap mendukung upaya mewujudkan kepolisian yang profesional, humanis, berintegritas, dan semakin dipercaya masyarakat. (Red)












Tinggalkan Balasan