Seleksi Kecamatan Dimulai, Dispora Halsel Pastikan Bupati Cup 2026 Digelar Awal Oktober
Katasatu – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) mulai mematangkan persiapan pelaksanaan turnamen sepak bola Bupati Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada awal Oktober mendatang.
Kepala Dispora Halsel, Noce Totononu, mengatakan tahapan persiapan saat ini telah berjalan di sejumlah kecamatan. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk memastikan proses seleksi pemain dan pembentukan tim berjalan sesuai rencana.
“Rapat-rapat koordinasi dengan pihak kecamatan sudah kami lakukan dan saat ini prosesnya sementara berjalan di kecamatan-kecamatan. Ada yang sudah melaksanakan seleksi, dan sebagian lainnya masih dalam tahap persiapan,” kata Noce saat ditemui di Kantor DPRD Halsel, Jumat (4/9/2026) sore.
Menurutnya, Dispora dalam waktu dekat akan turun langsung melakukan monitoring sekaligus memantau pelaksanaan seleksi di sejumlah wilayah. Untuk wilayah Gane, monitoring dijadwalkan mulai 7 September 2026, sedangkan kunjungan ke wilayah Obi direncanakan pada 14 September.
Tahapan seleksi di tingkat kecamatan ditargetkan berlangsung sekitar 10 hari. Setelah seluruh tahapan di kecamatan selesai, tim-tim terbaik akan dipersiapkan mengikuti putaran Bupati Cup di tingkat kabupaten pada Oktober 2026.
“Targetnya pada minggu-minggu pertama Oktober, tim-tim dari kecamatan sudah berada di kabupaten untuk mengikuti putaran Bupati Cup,” ujarnya.
Noce menjelaskan, pelaksanaan Bupati Cup tahun ini menggunakan skema satu kecamatan satu tim. Dengan demikian, setiap kecamatan memiliki kesempatan membentuk satu kesebelasan yang akan mewakili wilayahnya pada kompetisi tingkat kabupaten.
Dalam proses pembentukan tim tersebut, seleksi tidak hanya berhenti pada satu desa. Pemain-pemain yang tampil menonjol dari desa lain tetap memiliki peluang untuk direkrut dan memperkuat tim kecamatan.
“Misalnya ada satu kesebelasan desa yang menang, tetapi kami memberikan ruang kepada kecamatan untuk mengambil pemain-pemain berprestasi dari desa lain untuk memperkuat tim kecamatan,” jelasnya.
Dengan skema tersebut, proses seleksi diawali dari tingkat desa sebelum kemudian pemain-pemain terbaik disatukan untuk membentuk tim kecamatan.
“Jadi antar-desa dulu. Setelah itu tim kecamatan bisa melihat pemain dari desa A, desa B, dan desa lainnya yang dianggap layak untuk memperkuat tim kecamatan,” katanya.
Dispora juga menyiapkan sejumlah kebutuhan pendukung pertandingan. Di antaranya bola, bendera sudut, rompi atau perlengkapan pertandingan, pakaian pendukung, serta kebutuhan teknis lainnya.
Selain sarana pertandingan, Dispora juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendukung ketersediaan perangkat pertandingan, termasuk wasit, tenaga kesehatan, serta aspek keamanan selama turnamen berlangsung.
“Kami akan mendampingi kecamatan terkait sarana dan prasarana pertandingan, perangkat pertandingan, kesehatan, maupun keamanan. Ini dilakukan agar beban penyelenggaraan di kecamatan bisa kita ringankan bersama,” ujarnya.
Ia menegaskan, persiapan Bupati Cup telah diakomodasi dalam anggaran pokok sehingga saat ini Dispora tinggal memastikan tahapan teknis di lapangan berjalan sesuai rencana.
“Untuk Bupati Cup ini sudah dianggarkan dalam anggaran pokok. Tinggal pelaksanaannya saja. Sarana dan prasarana yang dibutuhkan juga sudah dipersiapkan,” tutur Noce.
Ia berharap seluruh pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, desa, tim peserta, perangkat pertandingan, hingga masyarakat dan suporter, dapat bersama-sama menjaga ketertiban dan sportivitas selama kompetisi berlangsung.
“Bupati Cup bukan hanya menjadi ajang kompetisi sepak bola, tetapi juga diharapkan menjadi wadah untuk menggairahkan kembali olahraga, memperkuat persaudaraan antarmasyarakat, sekaligus menjadi ruang bagi lahirnya talenta-talenta sepak bola potensial dari Halsel,” harapnya. (RI/Red)















Tinggalkan Balasan