Sampah Membusuk di Pelabuhan Kupal, Pengelolaan Kebersihan Dipertanyakan

Tumpukan sampah di pelabuhan Kupal.

Katasatu – Tumpukan sampah yang telah membusuk hingga dipenuhi ulat ditemukan di kawasan Pelabuhan Kupal, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara.

Kondisi tersebut terpantau pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 19.00 WIT. Sampah terlihat menumpuk di pinggir kapal Elizabeth, salah satu titik yang menjadi lokasi aktivitas masyarakat dan transportasi laut.

Pantauan di lokasi menunjukkan sampah dalam kondisi tidak terurus. Sebagian telah membusuk dan mengundang ulat sehingga menimbulkan bau serta mengganggu kebersihan kawasan pelabuhan.

Keberadaan sampah tersebut juga menimbulkan pertanyaan mengenai mekanisme pengelolaan dan pengawasan kebersihan di kawasan Pelabuhan Kupal. Pasalnya, pelabuhan merupakan fasilitas publik yang setiap hari digunakan masyarakat, termasuk penumpang dan pelaku aktivitas transportasi laut.

Belum diketahui secara pasti sejak kapan tumpukan sampah itu berada di lokasi maupun pihak yang membuangnya. Namun, seorang warga, Andika, mengaku pernah melihat seseorang turun dari kapal dan membuang sampah di sekitar kawasan tersebut.

“Saya pernah lihat orang turun dari kapal buang di tempat ini juga, tapi sudah lupa dari kapal mana dan kapan itu terjadi,” kata Andika saat ditemui ketika hendak bepergian menuju Ternate.

Keterangan tersebut menunjukkan adanya dugaan aktivitas pembuangan sampah sembarangan, meski asal sampah dan identitas pihak yang membuangnya belum dapat dipastikan.

Tumpukan sampah yang dibiarkan hingga membusuk menunjukkan perlunya evaluasi terhadap ketersediaan tempat pembuangan, jadwal pengangkutan, kebersihan kawasan, serta pengawasan terhadap aktivitas pembuangan sampah di lingkungan pelabuhan.

Karena itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Halsel dan pihak pengelola pelabuhan perlu segera memastikan pembersihan dilakukan serta menelusuri sumber tumpukan sampah tersebut.

Penanganan tidak cukup hanya dengan mengangkut sampah yang sudah menumpuk. Pengawasan dan sistem pengelolaan sampah di kawasan pelabuhan juga perlu diperkuat agar persoalan serupa tidak kembali terjadi. (RI/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup