PWI Halsel Soroti Kinerja Penyidik Polres, Kasus Pengancaman Wartawan Tak Kunjung Tuntas
Katasatu – Kinerja penyidik Polres Halmahera Selatan (Halsel) menjadi sorotan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Halmahera Selatan. Permasalahan muncul karena kasus dugaan pengancaman yang dilakukan Kepala Desa Samo, Laher Eko, terhadap wartawan Porostimur.com hingga kini belum menunjukkan perkembangan yang jelas.
Kasus yang dilaporkan sejak September 2025 lalu telah tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan Pengaduan (STPL) Nomor STPL/578/IX/2025/SPKT di Polres Halsel. Bahkan, korban serta sejumlah saksi telah memberikan keterangan kepada penyidik. Namun demikian, proses penanganannya dinilai belum menunjukkan keseriusan yang diharapkan.
Ketua PWI Halsel, Samaudin Chalil, mengaku meragukan pernyataan Kapolda Maluku Utara yang sebelumnya menyatakan wartawan sebagai mitra kepolisian.
Menurutnya, keraguan tersebut memiliki dasar yang kuat. Sebab, hubungan kemitraan seharusnya dibangun atas landasan saling memahami dan mendukung satu sama lain, sehingga tercipta sinergi yang nyata.
“Kalau bicara soal mitra, harusnya ada saling pengertian dan dukungan. Namun kenyataannya, laporan dari wartawan tidak pernah ditindaklanjuti secara sungguh-sungguh. Kalaupun diproses, terkesan setengah hati dan tak pernah tuntas,” ungkap Samsudin, Sabtu (14/3/2026).
Wartawan Malut Post Liputan Halsel ini juga mengajukan pertanyaan mengenai sikap penyidik yang dinilai lamban dalam menangani kasus tersebut.
“Apakah karena yang bersangkutan adalah seorang kepala desa sehingga polisi tidak dapat melakukan pemeriksaan? Ataukah polisi merasa takut, sehingga meskipun sudah dua kali dipanggil tidak hadir, penyidik hanya tinggal diam?” tandasnya.
Samaudin kemudian meminta Kapolres Halmahera Selatan, AKBP Hendra Gunawan, untuk memberikan perhatian serius kepada penyidik yang menangani kasus tersebut, agar perkara dugaan pengancaman terhadap wartawan bisa segera diselesaikan.
“Bagaimana mungkin kasus yang tergolong relatif ringan saja sudah enam bulan belum selesai. Jika penanganan kasus ini terus berlarut-larut tanpa kejelasan, PWI Halsel akan menyampaikan sikap tegas berupa mosi ketidakpercayaan terhadap kinerja Polres Halmahera Selatan,” tandasnya. (RI/Red)














Tinggalkan Balasan