Menuju Pembangunan BLK Halsel, Lahan Dipastikan Siap

Kepala Disnakertrans Halsel, Dr. Daud Djubedi, S.H., LL.M. (doc: istimewa)

Katasatu – Rencana pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) terus menunjukkan progres positif. Tim dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker RI) turun langsung ke lapangan untuk melakukan verifikasi terhadap lahan hibah yang disiapkan pemerintah daerah sebagai lokasi pembangunan.

Kegiatan kroscek yang dilaksanakan pada Selasa (28/4/2026) ini merupakan bagian penting dari tahapan awal perencanaan pembangunan BLK. Verifikasi dilakukan guna memastikan kesiapan lahan, baik dari aspek legalitas maupun kondisi faktual di lapangan sebelum memasuki tahap konstruksi.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Halmahera Selatan turut mendampingi tim Kemenaker RI selama proses verifikasi berlangsung.

Fokus utama dari kroscek ini adalah memastikan bahwa lahan yang dihibahkan oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan benar-benar berstatus clean and clear, tidak dalam sengketa, serta tidak berada dalam penguasaan pihak lain.

Untuk memastikan hal tersebut, Disnakertrans Halsel juga melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Desa Tuwokona, termasuk pengecekan langsung di lokasi guna memastikan tidak adanya klaim kepemilikan dari pihak manapun.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Disnaker Halsel Djamil Yunus, Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Erwin Dodengo, serta Kepala Bidang Penyelesaian Hubungan Industrial La Dama, yang ikut memantau jalannya proses verifikasi.

Kepala Disnakertrans Halsel, Dr. Daud Djubedi, menegaskan bahwa pembangunan BLK merupakan program strategis yang sangat dinantikan masyarakat, karena akan menjadi pusat pengembangan keterampilan tenaga kerja lokal.

“Kroscek ini menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan lahan pembangunan BLK. Kami ingin seluruh aspek, baik administratif maupun faktual, benar-benar tuntas agar proses pembangunan dapat berjalan lancar tanpa hambatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran BLK di Halmahera Selatan diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pelatihan kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

“Selain itu, kami meyakini bahwa pembangunan BLK juga dapat membuka peluang kerja baru, menekan angka pengangguran, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal,” pungkasnya.

Hingga saat ini, proses verifikasi lahan masih berlangsung dan diharapkan dapat segera rampung, sehingga tahapan pembangunan BLK dapat direalisasikan sesuai dengan rencana pemerintah pusat. (RI/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup