IKA PMII Malut Dikukuhkan, Muhajirin Bailusi Tekankan Kontribusi Alumni untuk Daerah

Penyerahan SK Pengurus oleh Bendahara PB IKA PMII Arif Rahman, pada Ketua PW IKA PMII Maluku Utara, Muhajirin Bailusi. (foto: Katasatu)

Katasatu – Ketua Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Maluku Utara, Muhajirin Bailusi, menegaskan pentingnya peran alumni PMII dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta mendukung percepatan pembangunan daerah.

Hal itu disampaikan Muhajirin saat memberikan sambutan dalam agenda Pengukuhan dan Rapat Kerja 10 Pengurus Cabang (PC) dan Pengurus Wilayah (PW) IKA PMII Maluku Utara periode 2025–2030 bertema “Era Baru IKA PMII Maluku Utara: Solid, Kolaboratif, dan Produktif” di Ballroom Royal Resto, Sabtu (9/5/2026) malam.

Dalam sambutannya, Muhajirin yang juga Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara serta pemerintah kabupaten/kota yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kami menyampaikan hormat dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara serta para bupati dan wali kota yang telah mensupport sahabat-sahabat IKA PMII di kabupaten/kota. Mudah-mudahan dukungan ini terus berlanjut pada kegiatan-kegiatan berikutnya,” ujar Muhajirin.

Ia menegaskan, organisasi alumni harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah dengan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Menurutnya, pengukuhan pengurus bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk legalitas organisasi secara yuridis dan faktual yang harus diikuti dengan kerja-kerja nyata pasca pelantikan.

“Yang paling substansif bukan hanya seremoni pengukuhan, tetapi apa yang akan kita lakukan setelah pelantikan. Itu yang nantinya dirumuskan dalam rapat kerja mulai besok,” katanya.

Muhajirin menambahkan, kepengurusan IKA PMII Maluku Utara periode 2025–2030 tidak ingin menghadirkan program-program yang muluk, melainkan fokus pada hal-hal mendasar dan strategis untuk daerah.

“Yang paling penting adalah memastikan Maluku Utara tetap aman dan utuh dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Soal nasionalisme sudah clear dan tidak perlu dipersoalkan lagi,” tegasnya.

Ia menilai, menjaga keutuhan NKRI merupakan bagian penting dalam menjamin keberlanjutan pembangunan bangsa, termasuk pembangunan di Maluku Utara.

Selain itu, Muhajirin juga menekankan bahwa kekuatan IKA PMII tidak hanya terletak pada jumlah kader alumni yang tersebar di berbagai daerah, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusianya.

“Kekuatan IKA PMII bukan hanya jumlah, tetapi bagaimana memastikan kualitas alumni yang tersebar di kabupaten/kota. Saya berharap seluruh alumni dapat memberikan kontribusi terbaik bagi percepatan pembangunan di daerah masing-masing,” tandasnya.

Kegiatan pengukuhan dan rapat kerja tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh PMII, pengurus cabang IKA PMII kabupaten/kota, serta unsur pemerintah daerah di Provinsi Maluku Utara. (RI/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup