Sejarah Baru di Halsel, Bupati Bassam Resmi Lepas 40 Peserta PKA Angkatan I 2026

Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba. (foto: istimewa)

Katasatu – Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, secara resmi melepas 40 peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan. Acara pelepasan berlangsung khidmat di Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan, Selasa malam (28/7/2026).

Sebanyak 40 peserta yang telah dinyatakan lulus resmi dikembalikan ke instansi masing-masing untuk mengemban tugas sebagai pejabat administrator. Mereka diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan dalam birokrasi melalui kepemimpinan yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia, para fasilitator, pendamping pelatihan, asisten, staf ahli, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta seluruh peserta PKA Angkatan I Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Bassam menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan PKA Angkatan I yang berlangsung selama kurang lebih tiga bulan. Menurutnya, pelatihan tersebut menjadi tonggak sejarah baru bagi Halmahera Selatan karena untuk pertama kalinya dilaksanakan di daerah sendiri.

“Sebelumnya, aparatur sipil negara (ASN) Halmahera Selatan harus mengikuti pelatihan kepemimpinan di luar daerah, seperti di Makassar. Kini, kita mampu menyelenggarakannya sendiri. Ini menjadi kebanggaan sekaligus bukti bahwa daerah memiliki kapasitas untuk meningkatkan kompetensi ASN secara mandiri,” ujarnya.

Bassam juga menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, para fasilitator, dan seluruh pendamping yang telah memberikan dukungan sehingga seluruh rangkaian pelatihan dapat terlaksana dengan baik hingga selesai.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Bassam menegaskan bahwa investasi di bidang pengembangan sumber daya manusia merupakan langkah strategis yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kemajuan daerah.

“Pengembangan SDM bukan sekadar pengeluaran anggaran, tetapi investasi yang hasilnya akan dirasakan dalam peningkatan kualitas birokrasi dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Menurut Bassam, Halmahera Selatan masih membutuhkan ASN yang profesional, berintegritas, adaptif, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat agar mampu menjawab tantangan pembangunan dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada kepala daerah semata, tetapi juga ditentukan oleh kualitas aparatur yang mampu menerjemahkan kebijakan menjadi program yang efektif, inovatif, dan tepat sasaran.

Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kapasitas aparatur, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan akan terus menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Administrator pada tahun-tahun mendatang. Bassam berharap LAN RI tetap memberikan pendampingan agar kualitas pengembangan SDM birokrasi di Halmahera Selatan terus meningkat.

Mengakhiri sambutannya, Bassam mengucapkan selamat kepada seluruh peserta PKA Angkatan I Tahun 2026 yang telah berhasil menyelesaikan pelatihan.

Ia berharap seluruh alumni mampu mengimplementasikan ilmu, inovasi, dan proyek perubahan yang telah disusun selama pelatihan sebagai kontribusi nyata dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, pelayanan publik yang prima, serta Halmahera Selatan yang semakin maju, berdaya saing, dan sejahtera. (RI/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup