Inovasi SIAGA SATU Jadi Andalan Halsel Percepat Penanggulangan Kemiskinan

Foto: istimewa

Katasatu – Inovasi penanganan kemiskinan yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui program SIAGA SATU (Akselerasi dan Integrasi Penanganan Kemiskinan Terpadu) kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional.

Program tersebut dipresentasikan oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Halmahera Selatan, Fadjri S. Kambey, dalam Pameran Inovasi dan Seminar Akhir Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026 yang diselenggarakan Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Kepemimpinan (Pusjar SKMP) Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI di Makassar, Selasa (28/7/2026).

Dalam paparannya, Fadjri menjelaskan bahwa SIAGA SATU merupakan inovasi yang dirancang untuk mempercepat penanganan kemiskinan secara terintegrasi, modern, dan berbasis data. Program ini bertujuan meningkatkan akurasi penetapan sasaran sehingga berbagai intervensi pemerintah dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Menurutnya, salah satu perubahan mendasar yang dihadirkan melalui SIAGA SATU adalah transformasi sistem pendataan masyarakat miskin dari metode statis menjadi data dinamis yang diperbarui secara berkala. Dengan sistem tersebut, perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat dipantau lebih cepat, akurat, dan responsif.

Selain itu, SIAGA SATU memperkuat sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui pembentukan Tim Efektif Lintas Sektor sebagai implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghilangkan ego sektoral dalam penanganan kemiskinan.

Untuk menjamin keberlanjutan program, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan juga telah menyiapkan landasan hukum berupa Surat Keputusan Bupati tentang SIAGA SATU serta Standar Operasional Prosedur (SOP) validasi data. Regulasi tersebut menjadi pedoman agar proses pendataan berlangsung transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Keunggulan lain dari inovasi ini adalah hadirnya Dashboard SIAGA SATU, sebuah pusat kendali digital yang mengintegrasikan data kemiskinan mulai dari tingkat desa melalui mekanisme bottom-up.

Melalui dashboard tersebut, pemerintah dapat memantau perkembangan data kemiskinan, penerima bantuan sosial, hingga efektivitas berbagai program secara cepat dan real time sehingga kebijakan yang diambil menjadi lebih tepat sasaran.

Tidak hanya mengandalkan teknologi, SIAGA SATU juga mengedepankan Model Keroyokan, yakni pola kerja kolaboratif lintas OPD dalam proses validasi lapangan, diseminasi informasi, hingga memastikan bantuan sosial diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.

Fadjri menegaskan bahwa SIAGA SATU bukan sekadar inovasi berbasis digital, melainkan sebuah gerakan bersama yang menekankan pentingnya kolaborasi, integrasi data, dan sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat pengentasan kemiskinan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“SIAGA SATU bukan sekadar sebuah inovasi, tetapi gerakan bersama dalam menghadirkan keadilan sosial melalui satu data, satu aksi, dan satu tujuan menuju Halmahera Selatan yang tersenyum,” ujar Fadjri menutup presentasinya.

Melalui forum nasional tersebut, SIAGA SATU diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah lain dalam membangun sistem penanggulangan kemiskinan yang lebih efektif, adaptif, dan berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi digital serta kolaborasi lintas sektor. (RI/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup