GP Ansor Halsel Resmi Dilantik, Muhlis Usman Dorong Kemandirian Organisasi

Pelantikan PC GP ANSOR Halsel masa khidmat 2026-2030. (doc: Katasatu)

Katasatu – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, masa khidmah 2026–2030 secara resmi dilantik oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Ansor Maluku Utara, Syarif Abdullah.

Inaugurasi (Pelantikan) yang mengusung tema “Resurgence GP Ansor Halmahera Selatan: Bangkit, Berkhidmah, Berdampak” tersebut berlangsung di Aula Hotel Buana Lipu, Desa Mandaong, Kecamatan Bacan Selatan, Sabtu (19/9/2026).

Tema tersebut menjadi penegasan komitmen kepengurusan baru untuk membangun GP Ansor Halsel agar tidak hanya aktif dalam kegiatan internal organisasi, tetapi juga mampu menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi kader dan masyarakat.

Ketua PC GP Ansor Halsel, Muhlis Usman, dalam sambutannya menekankan pentingnya mengubah pola pikir organisasi dari sekadar membangun wacana menjadi organisasi yang mampu menghasilkan program nyata.

Menurutnya, kepengurusan baru harus memiliki orientasi pada kemandirian organisasi dan kader, sehingga GP Ansor tidak terus bergantung pada bantuan maupun proposal kepada pemerintah.

“Orientasi organisasi sekarang adalah kita tidak lagi mau tenteng-tenteng proposal. Kita ingin mendorong kemandirian organisasi dan kemandirian kader-kader,” kata Muhlis.

Selain itu, GP Ansor Halsel juga telah menyiapkan program layanan berbasis kemitraan yang diharapkan dapat membuka peluang ekonomi sekaligus membantu masyarakat mengakses sejumlah layanan perbankan.

“Bagaimana kita harus membuka peluang-peluang yang ada. Kita juga ingin mendorong program-program pemerintah dan hadir menjadi mediator bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga memperkenalkan sejumlah usaha produktif yang telah dikembangkan kader Ansor, termasuk Kedai Inspirasi di sekretariat GP Ansor Halsel. Kedai tersebut, kata dia, diarahkan sebagai ruang produktif bagi kader, bukan sekadar tempat berkumpul.

“Bahkan, sejumlah produk yang disajikan dalam kegiatan ini merupakan hasil usaha kader Ansor, diantaranya minuman berbahan jagung seperti es jagung Hawaii dan jasuke (jagung, susu, dan keju),” tegasnya.

Muhlis juga mengajak seluruh kader untuk memperkuat kolaborasi, dan harus mengambil peran dalam program-program pembangunan pemerintah dengan tetap menjalankan fungsi sosial dan pengabdian kepada masyarakat.

“Ketahanan pangan di bidang pertanian harus kita dorong. Kita harus berkolaborasi dan ikut serta dalam program-program pemerintah,” katanya.

Ia berharap kepengurusan GP Ansor Halsel periode 2026–2030 mampu mengubah paradigma organisasi menjadi lebih produktif, mandiri dan dekat dengan masyarakat.

“Kita ingin Ansor hadir di tengah masyarakat. Jangan hanya wacana, tetapi harus ada kerja nyata yang bisa dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya. (RI/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup