Gempa Magnitudo 7,6, Jembatan Penghubung di Desa Bokimiake Terputus

Jembatan penghubung di Desa Bokimiake Kecamatan Kayoa Barat. (doc: Istimewa)

Katasatu- Pasca gempa tektonik berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang perairan Maluku Utara dan Sulawesi Utara pada Kamis (2/4/2026), pukul 07:48 WIT. Kondisi ini juga dilaporkan mengguncang Desa Bokimiake, Kecamatan Kayoa Barat, Kabupaten Halmahera Selatan.

Akibat guncangan yang cukup kuat, sebuah jembatan kayu yang menjadi akses utama mobilitas warga mengalami kerusakan parah. Struktur jembatan tersebut retak hingga terputus di beberapa titik, membuat jalur penghubung di desa tersebut kini tidak dapat dilalui.

Warga Desa Bokimiake, Muhlis Usman, mengatakan bahwa jembatan ini merupakan urat nadi kehidupan masyarakat yang menghubungkan pemukiman dengan area pelabuhan dan lahan pertanian termasuk akses pendidikan.

“Belum ada korban jiwa, namun kerugian materiil akibat kerusakan infrastruktur sudah terlihat nyata. Semua warga panik saat guncangan kuat terjadi secara tiba-tiba dan merobohkan jembatan,” ujar Muhlis kepada Wartawan, Kamis (2/4/2026).

Atas kejadian ini, Muhlis menyampaikan bahwa masyarakat Desa Bokimiake berharap adanya penanganan cepat dari pemerintah daerah untuk memperbaiki jembatan tersebut demi memulihkan kembali akses masyarakat. (RI/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup