Kolaborasi Kemendes dan PB PII Dorong Transformasi Desa Mandiri

Penandatanganan MoU yang berlangsung di Jakarta Selatan. (istimewa)

Katasatu — Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT) menjalin kerja sama strategis dengan Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) guna mendorong percepatan transformasi desa mandiri.

Penandatanganan berlangsung pada Selasa (28/4/2026) di Jakarta Selatan. Kerja sama ini difokuskan pada penguatan sinergi kelembagaan serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam upaya mengoptimalkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari implementasi mandat Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada pembangunan dari desa dan pemerataan ekonomi.

Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat Pelajar PB PII, Risko Hardi, menegaskan bahwa nota kesepahaman ini tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan akan ditindaklanjuti melalui program nyata di lapangan.

“MoU ini tidak berhenti pada seremoni. PB PII berkomitmen memastikan implementasi konkret dengan melibatkan pelajar sebagai agen perubahan dalam pemberdayaan masyarakat desa,” ujarnya.

Menurut Risko, keterlibatan pelajar dalam pembangunan desa memiliki peran strategis, terutama dalam mendorong inovasi, peningkatan kapasitas masyarakat, serta penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

Ia juga menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam pembangunan desa, di mana desa tidak lagi diposisikan sebagai objek, melainkan sebagai subjek utama pembangunan.

“Desa harus menjadi aktor utama dalam proses pembangunan. Dengan begitu, kemandirian desa dapat terwujud secara berkelanjutan,” tambahnya.

Melalui kerja sama ini, Kemendes PDT dan PB PII diharapkan mampu memperkuat program pemberdayaan masyarakat yang lebih terarah, partisipatif, dan berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia.

Implementasi MoU ini juga diharapkan dapat mendorong lahirnya model-model pemberdayaan desa yang inovatif serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup