Kebakaran Hebat di Ternate, Ibu dan Empat Anak Selamat dari Kobaran Api

Kobaran api saat menghanguskan rumah warga di Kelurahan Fitu Kota Ternate.

Katasatu – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah milik warga di Kelurahan Fitu RT 003/RW 002, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Senin (18/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIT. Peristiwa tersebut menghanguskan rumah milik Anto Naya dan Susan Setiawati Talaba beserta seluruh isi di dalamnya.

Kasi Humas Polres Ternate, Sudirjo, menjelaskan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh Susan Setiawati Talaba saat dirinya sedang tertidur bersama keempat anaknya. Sekitar pukul 02.00 WIT, Susan terbangun setelah mendengar suara mencurigakan dari dalam rumah.

“Saat memeriksa sumber suara tersebut, ia melihat api dan asap sudah muncul dari ruang tengah atau ruang televisi. Dalam keadaan panik, Susan segera membangunkan keempat anaknya dan berusaha menyelamatkan diri keluar rumah sambil meminta pertolongan warga sekitar,” ujarnya.

Teriakan korban membuat sejumlah tetangga keluar rumah. Dua warga setempat, Fitra Rasyid dan Mala, mengaku melihat api sudah membesar dan dengan cepat melahap seluruh bangunan rumah korban.

“Menerima laporan warga, personel piket Polsek Ternate Selatan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan, pengumpulan bahan keterangan, serta membuat laporan resmi terkait insiden tersebut,” jelasnya.

Selain itu, satu unit mobil water cannon milik Polres Ternate bersama empat unit armada pemadam kebakaran Kota Ternate dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api agar tidak merembet ke rumah warga lainnya.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, rumah beserta seluruh perabot di dalamnya hangus terbakar dengan total kerugian materiel diperkirakan mencapai Rp250 juta,” terangnya.

Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik yang berasal dari colokan aktif di ruang TV hingga menimbulkan percikan api dan cepat membesar.

Saat ini, korban bersama empat anaknya dilaporkan selamat, namun masih mengalami trauma dan sementara waktu mengungsi di rumah warga sekitar. (RI/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup