Sektor Wisata Belum Jadi Andalan PAD, DPRD Halsel Nilai Dinas Pariwisata Minim Inovasi
Katasatu – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) mendapat sorotan tajam dari DPRD setempat terkait pengelolaan dan pengembangan sektor pariwisata yang dinilai belum maksimal.
Ketua Komisi III DPRD Halmahera Selatan, Safri Talib, menilai Disparbud belum menunjukkan langkah inovatif dalam mengembangkan berbagai potensi wisata yang dimiliki daerah berjuluk “Bumi Saruma” tersebut.
Menurut Safri, sejumlah destinasi wisata di Halmahera Selatan memiliki daya tarik besar dan berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun hingga kini belum dikelola secara serius. Bahkan, pengelolaan beberapa lokasi wisata seperti Pulau Nusara disebut masih amburadul dan belum tertata dengan baik.
“Kalau mau jujur, Disparbud ini belum memiliki inovasi yang jelas untuk mengembangkan sektor pariwisata. Dari hasil pengawasan dan evaluasi yang kami lakukan, mereka lebih banyak mengeluh dibanding menghadirkan konsep pengembangan,” ujar Safri, Senin (18/5/2026).
Politisi PKB itu juga mengungkapkan bahwa berbagai usulan dan rekomendasi yang disampaikan Komisi III DPRD kepada pemerintah daerah selama ini belum pernah ditindaklanjuti secara serius.
“Kami sudah berkali-kali menyampaikan saran dan masukan terkait pengembangan wisata, tetapi semuanya hanya berakhir di meja rapat. Tidak ada tindak lanjut nyata,” tegasnya.
Safri menilai, di tengah kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami tekanan akibat efisiensi Transfer ke Daerah (TKD), pemerintah daerah seharusnya mulai mencari sumber pendapatan alternatif melalui sektor pariwisata.
Ia menegaskan bahwa apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan, sektor pariwisata Halmahera Selatan dapat menjadi salah satu penopang ekonomi daerah sekaligus meningkatkan PAD Halmahera Selatan.
“Kalau ada kemauan serius dari pemerintah daerah, kita bisa duduk bersama membahas konsep pengembangan wisata yang mampu memberi nilai tambah bagi daerah,” pungkasnya. (RI/Red)














Tinggalkan Balasan