Cara Pemda Halteng Habiskan APBD, Uang Mami dan Rumah Tangga Setda Tembus Rp19,5 Miliar

Katasatu- Kebijakan efisiensi anggaran yang gencar didorong oleh pemerintah pusat tampaknya bertolak belakang dengan alokasi belanja internal di lingkup Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Provinsi Maluku Utara.

Di saat instansi daerah diinstruksikan untuk memangkas anggaran operasional yang kurang mendesak, Sekretariat Daerah (Setda) Halteng justru mengalokasikan anggaran fantastis mencapai Rp 19,5 miliar hanya untuk pos belanja makan-minum dan kebutuhan rumah tangga pejabat.

Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) tahun 2026, pos anggaran ini terbagi ke dalam dua lini belanja operasional internal Setda:

1. Belanja Makan dan Minum (Mami): Dialokasikan sebesar kurang lebih Rp 10,5 miliar.

2. Belanja Rumah Tangga Setda: Dialokasikan sebesar kurang lebih Rp 9 miliar.

Alokasi dana yang menyedot uang rakyat Halmahera Tengah hingga belasan miliar rupiah ini menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Pasalnya, angka tersebut dinilai terlalu jor-joran dan tidak mencerminkan semangat “mengencangkan ikat pinggang” yang sedang digaungkan demi efisiensi keuangan negara.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKD) Halmahera Tengah dikabarkan masih belum memberikan keterangan resmi terkait urgensi dari besarnya alokasi anggaran belanja internal tersebut.

Masyarakat berharap pihak Pemda Halteng dapat lebih transparan dan memprioritaskan pemanfaatan anggaran untuk program pembangunan yang menyentuh langsung kepentingan publik di Halmahera Tengah. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup