Bassam Kasuba Buka MTQ ke-31 Halsel, Hujan Jadi Simbol Keberkahan

Penekanan tombol sirine sebagai penanda resmi dimulainya MTQ ke-XXXI Kabupaten Halmahera Selatan. (istimewa)

Katasatu – Suasana khidmat tetap terasa meskipun hujan mengguyur pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI (31) tingkat Kabupaten Halmahera Selatan tahun 2026. Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, di Lapangan Sepak Bola Desa Larombati, Kecamatan Kayoa Utara, Selasa (28/4/2026) malam.

Acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh Qori Mas’ud Shahat, menghadirkan nuansa religius yang mendalam. Selanjutnya, Ketua Panitia, Drs. Bustami Soleman, M.Si, menyampaikan laporan terkait kesiapan teknis serta pelaksanaan MTQ tahun ini.

Dalam laporannya, disebutkan bahwa sebanyak 241 peserta dari berbagai kecamatan di Halmahera Selatan turut ambil bagian. MTQ kali ini mengangkat tema “Mensyiarkan Islam, Membumikan Al-Qur’an Menuju Senyum Berkah di Bumi Saruma”, sebagai upaya memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan masyarakat.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Selatan, Saiful Djafar Arfa, dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk terus menebarkan kebaikan dan menjadikan ajaran Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas dukungan berkelanjutan terhadap kegiatan keagamaan.

“Kami juga memberikan apresiasi kepada sejumlah OPD teknis yang berperan aktif, seperti Dinas PUPR, Dinas Perkim, Dinas Perhubungan, serta PDAM, yang dinilai berkontribusi besar dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba dalam sambutannya menyampaikan bahwa hujan yang turun saat pembukaan merupakan tanda keberkahan. Ia menilai antusiasme masyarakat yang tetap hadir mencerminkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan syiar Islam.

“MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sosial. Bahwa sangat penting menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman di tengah perkembangan era digital,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa pelaksanaan MTQ di Kayoa Utara merupakan bagian dari strategi pembangunan berbasis zonasi. Pada tahun 2026, wilayah Makian-Kayoa menjadi fokus pembangunan guna mendorong pemerataan hingga ke daerah kepulauan.

“Kami mengapresiasi masyarakat Desa Larombati yang telah berperan sebagai tuan rumah dengan penuh semangat gotong royong, termasuk keterlibatan pemuda dalam pembangunan fasilitas utama kegiatan,” pungkasnya.

Sebagai penanda resmi dimulainya MTQ ke-XXXI, Bupati bersama Wakil Bupati, Ketua DPRD, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Abdillah Kamarullah, serta jajaran OPD melakukan penekanan tombol sirine.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai elemen, mulai dari DPRD, Forkopimda, pimpinan OPD, camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga seluruh kafilah dari masing-masing kecamatan.

Rangkaian pembukaan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kepala KUA Kecamatan Kayoa Utara. Diharapkan, MTQ tahun ini mampu menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai Qur’ani, mempererat persatuan, serta mendorong kemajuan spiritual masyarakat di Halmahera Selatan. (RI/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup