Audiensi dengan Polres Halsel, GP Ansor Dorong Penguatan Kamtibmas dan Ketahanan Pangan
Katasatu – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) melakukan audiensi dengan Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Selatan, bertempat di ruang Rapat Polres Halsel, Kamis (13/8/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Mapolres Halsel tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi membahas sejumlah langkah konkret untuk memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan dan kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kerukunan masyarakat.
Sejumlah isu strategis menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut, mulai dari potensi konflik sosial dan isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan), keterlibatan generasi muda dalam menjaga Kamtibmas, pencegahan persoalan yang melibatkan anak dan remaja, hingga penguatan ketahanan pangan masyarakat.
Ketua PC GP Ansor Halmahera Selatan, Muhlis Usman, mengatakan kondisi sosial masyarakat membutuhkan komunikasi dan koordinasi yang kuat antarlembaga maupun kelompok masyarakat.
Menurutnya, setiap persoalan yang berkembang tidak semestinya langsung berkembang menjadi konflik. Komunikasi, dialog, dan koordinasi harus dikedepankan sebagai langkah awal untuk mencari solusi.
“Setiap persoalan yang muncul di masyarakat diharapkan dapat disikapi secara bijaksana melalui komunikasi, dialog, dan koordinasi yang baik,” kata Muhlis.
GP Ansor Tawarkan Forum Bersama
Sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi tersebut, GP Ansor menawarkan pembentukan forum bersama yang dapat dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD). Forum ini diarahkan menjadi ruang diskusi dan edukasi, khususnya bagi remaja dan kaum muda.
“Materi yang dibahas dapat menyentuh persoalan sosial, toleransi, kerukunan antarumat beragama, bahaya konflik, serta peran generasi muda dalam menjaga keamanan lingkungan,” ungkap Muhlis.
Menurutnya, gagasan tersebut dinilai penting karena generasi muda merupakan kelompok yang memiliki posisi strategis dalam kehidupan sosial masyarakat. Edukasi sejak dini diharapkan dapat membangun kesadaran untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu yang berpotensi memecah persatuan.
Polres Dorong Forum Libatkan Lintas Agama
Wakapolres Halmahera Selatan, Kompol Iksan Prananto, S.I.K., M.H., menyambut positif gagasan tersebut. Menurut Iksan, selama kegiatan yang dilakukan GP Ansor memiliki tujuan mendukung dan menjaga Kamtibmas, kepolisian tentu memberikan apresiasi.
Namun, ia memberikan catatan agar forum komunikasi tersebut tidak hanya melibatkan satu kelompok agama.
“Saya berharap forum komunikasi ini tidak hanya umat Muslim saja yang dilibatkan. Kalau bisa, rekan-rekan kita dari agama lain yang ada di Halmahera Selatan juga dilibatkan,” ujar Iksan.
Menurutnya, keterlibatan lintas agama penting untuk membangun komunikasi secara langsung antarkelompok masyarakat.
Dengan demikian, setiap kelompok dapat memahami kondisi dan persoalan yang dihadapi kelompok lainnya. Langkah tersebut juga dinilai dapat memperkecil ruang munculnya kesalahpahaman yang berpotensi berkembang menjadi konflik.
“Supaya kita bisa saling mengetahui, sehingga bisa mencegah hal-hal yang tidak perlu terjadi di wilayah Halmahera Selatan, terutama masalah yang menyangkut situasi Kamtibmas,” tambahnya.
Ketahanan Pangan Juga Jadi Perhatian
Audiensi GP Ansor dan Polres Halsel juga membahas rencana pengembangan ketahanan pangan yang digagas GP Ansor.
Iksan mengapresiasi rencana tersebut dan berharap programnya tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat.
Terutama bagi masyarakat dengan tingkat pendapatan rendah yang cukup rentan terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Mudah-mudahan dengan adanya ketahanan pangan yang GP Ansor bangun ini bisa membantu masyarakat, terutama masyarakat yang berpenghasilan rendah,” katanya.
Menurutnya, penguatan pangan lokal juga memiliki nilai strategis bagi Halmahera Selatan. Sejumlah kebutuhan masyarakat masih harus didatangkan dari luar wilayah sehingga biaya distribusinya turut memengaruhi harga di tingkat masyarakat.
“Karena itu, pengembangan produksi pangan lokal diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian pangan daerah,” pungkasnya.
Dengan memperkuat komunikasi antara aparat keamanan, organisasi kepemudaan, tokoh agama, dan masyarakat, potensi konflik maupun persoalan sosial diharapkan dapat dideteksi dan dicegah lebih awal.
GP Ansor dan Polres Halsel pun sepakat bahwa menjaga keamanan, kerukunan, dan persatuan bukan hanya menjadi tugas satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat Halmahera Selatan. (RI/Red)















Tinggalkan Balasan