Komisi II DPRD Halsel Ungkap Potensi PAD Belum Tergarap Maksimal

Ilustrasi

Katasatu – Komisi II DPRD Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara, menyoroti rendahnya capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan.

Ketua Komisi II DPRD Halsel, Rustam Djalil mengatakan, masih banyak potensi PAD di Halmahera Selatan yang belum tergarap secara maksimal oleh OPD teknis. Meski begitu, ia mengapresiasi beberapa sektor yang dinilai mulai menunjukkan perkembangan positif.

“Kalau kita lihat sektor tenaga kerja, khususnya perpanjangan tenaga kerja asing, cukup menjanjikan. Ini bisa melampaui target,” ungkap Rustam usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kamis (21/5/2026).

Selain itu, Rustam menyebut Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) juga cukup bagus. Karena itu dalam waktu dekat, pihaknya akan mengundang sejumlah OPD guna mengevaluasi capaian PAD masing-masing instansi.

“Kami akan mengundang beberapa OPD terkait untuk membahas kendala dan capaian PAD. Tapi tentu kita harus bicara berdasarkan data, jangan hanya perkiraan,” katanya.

Komisi II DPRD juga menyoroti rendahnya pendapatan dari sektor perhubungan. Berdasarkan evaluasi hingga Mei 2026, pendapatan yang diperoleh Dinas Perhubungan masih berada di kisaran Rp300 juta lebih.

“Pendapatan dari sektor perhubungan juga masih kecil. Sampai Mei ini baru sekitar Rp300 juta lebih, padahal targetnya cukup besar,” pungkasnya.

Peningkatan PAD diyakini akan memperkuat kemampuan keuangan daerah Kabupaten Halmahera Selatan sehingga tidak terlalu bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.

Dengan pendapatan daerah yang kuat, Pemkab Halsel bisa lebih leluasa membiayai program prioritas seperti pembangunan infrastruktur jalan, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. (RI/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup