BAZNAS Halsel Salurkan Bantuan Modal Tanpa Bunga, Wabup Helmi: Ini Solusi Nyata UMKM
Katasatu – Upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Halsel. Salah satunya melalui program Micro Finance Cahaya Zakat: Keajaiban yang menyalurkan bantuan modal usaha tanpa bunga kepada 24 pelaku usaha mikro di Masjid Raya Al-Khairat Labuha, Jumat (22/5/2026).
Penyaluran bantuan tersebut dihadiri langsung Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, bersama Ketua BAZNAS Halmahera Selatan, Muhammad Ratuelu.
Program ini ditujukan untuk membantu para pelaku usaha kecil yang selama ini mengalami keterbatasan modal dan sulit mengakses pinjaman perbankan. Bantuan yang diberikan meliputi modal tunai, perlengkapan usaha, hingga bahan usaha produktif.
Ketua BAZNAS Halsel, Muhammad Ratuelu, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi umat berbasis zakat agar masyarakat kurang mampu dapat berkembang secara mandiri.
“Harapan kami, penerima bantuan tidak terus berada pada posisi mustahik, tetapi ke depan bisa berkembang menjadi muzaki yang turut membantu masyarakat lainnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, BAZNAS Halsel saat ini terus menjalankan sejumlah program ekonomi produktif seperti pemberdayaan UMKM, Z-Mart, bantuan usaha mikro, hingga layanan pembiayaan tanpa bunga bagi masyarakat kecil.
“Seluruh bantuan yang disalurkan berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah para ASN maupun masyarakat yang rutin menyalurkan zakat melalui BAZNAS Halsel,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Halsel, Helmi Umar Muchsin, memberikan apresiasi atas langkah BAZNAS yang dinilai mampu menghadirkan solusi nyata bagi pelaku usaha mikro di daerah.
Ia menilai program bantuan modal tanpa bunga sangat membantu masyarakat kecil, khususnya pelaku UMKM yang sering terkendala persyaratan administrasi dan tingginya bunga pinjaman.
“Program seperti ini sangat baik karena membantu masyarakat kecil untuk bangkit dan mandiri. Jika usaha kecil terus didukung, maka ekonomi keluarga juga akan ikut tumbuh,” kata Helmi.
Menurut Helmi, mayoritas penerima bantuan merupakan ibu rumah tangga yang selama ini dikenal tekun dan disiplin dalam mengelola usaha kecil mereka. Ia juga mengungkapkan bahwa program serupa sebelumnya pernah diterapkan di salah satu desa di Halmahera Selatan dan menunjukkan hasil positif.
“Modal usaha yang diberikan bahkan berhasil dikembalikan dalam waktu singkat untuk kemudian diputar kembali membantu warga lainnya,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, lanjut Helmi, akan terus mendukung program-program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan BAZNAS agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.
“Ini bukan hanya bantuan modal usaha, tetapi juga upaya membangun harapan dan kemandirian ekonomi masyarakat kecil di Halmahera Selatan,” tutupnya. (RI/Red)















Tinggalkan Balasan