DPRD Taliabu Minta Guru Dacil Siapkan Bukti Laporkan ke APH

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pulau Talaibu, Suratman Bahrudin

Katasatu- Merespon positif atas beredaranya informasi dugaan pemotongan Dana Daerah Terpencil (Dacil) guru yang saat ini menjadi sorotan publik.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, Suratman Bahrudin mengajak kepada seluruh guru penerima Dacil di wilayah Pemkab Pulau Taliabu yang merasa dirugikan atas aksi oknum ASN Dinas Pendidikan yang diduga melakukan pemotongan Dacil guru.

“Informasi terkait pemotongan tunjangan khusus yang diberikan oleh pemerintah kepada para guru ini, kamI sudah memanggil Kepala Dinas dan Kabid Pendidikan Pulau Taliabu,” ungkapnya.

Skandal dugaan pemotongan Dacil bukan informasi baru bagi komisi II DPRD Pulau Taliabu, hal ini ia temukan saat melakukan reses hingga menerima laporan dari guru-guru pesan watsapp.

Suratman mengaku, infomasi yang pihaknya terima saat melakukan reses maupun melalui pesan watsapp itu tidak didukung dengan bukti berupa foto, screenshoot, vidio maupun rekaman percakapan.

“Dari hasil temuan dacil, baik dari laporan reses sampai pesan whatsap yang kami terima, namun tidak didukung dengan bukti adanya transaksi. Lebih parah lagi oknum guru tidak mau bersaksi di APH terkait dengan pernyataanya,” ujarnya.

Hingga itu, dirinya mengajak seluruh guru yang merasa dirugikan siapkan bukti agar sama-sama dengan pihaknya melaporkan ke aparat penegak hukum.

“Sekarang kalau ada guru yang menyampaikan bukti, ayo kita proses hukum. Agar hal ini tidak sekedar berbalas pantun pada media massa,” tandasnya. (lea)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup