Agenda Cerimony Dikobarkan, Insentif Dokter Sehat di Taliabu Diabaikan
Katasatu- Di tengah kemelaratan yang menimpa Dokter Nusantara Sehat (NS) yang bertugas di Kabupaten Pulau Taliabu akibat dari ulah Kadinkes Taliabu.
Pasalnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu, Kuraisia Marasaoly enggan membayar Insentif dokter NS hingga 10 bulan lamanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun KataSatu.com, Selasa (11/11/2025), Kadinkes Taliabu memanggil Dokter NS dan Tenaga Medis lainnya untuk bertatap muka secara langsung yang dilaksanakan pada Senin (10/11/2025) kemarin.
Dari pertemuan itu, hasilnya Kadinkes Pulau Taliabu hanya menaburkan seribu janji dan harapan.
“Sebentar saya mau ketemu keuangan jam 3. Katanya dia usahakan cair sebelum kami balik,” singkat Dokter NS yang enggan namanya diberitakan sembari menginformasikan skema agenda Kadinkes Taliabu.
Tak hanya itu, Kuraisia juga telah mengabarakan kepada Dokter Nusantara sehat bahwa di tahun 2026 insentif dokter akan dikurangi.
“Tahun 2026 mendatang, insentif dokter Nusantara Sehat akan dikurangi karena efisiensi anggaran,” ujarnya kepada katasatu.com, Rabu (12/11/2025).
Sementara, Digedung Hemungsia-sia Dufu dengan bangganya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu, Kuaraisia Marasaoly menggelar kegaiatan Cerymony tanpa menghiraukan dokter yang menunggu haknya dibayar.
Menanggapi Insiden itu, anggota Komisi I DPRD Pulau Taliabu, Hadiran Jamali menegaskan akan segera memanggil Kepala dinas kesehatan Pulau Taliabu.
“Terkait hal ini, beberapa waktu lalu kami menunggu dia tapi sampai saat ini baru beberapa hari lalau saat pemeriksaan BPK baru dia pulang,” ujarnya.
Hadiran bilang, sebelum penyampaian Dokumen KUA-PPAS Pemkab Pualu Taliabu tahun 2026, Komisi I akang menggelar RDP dengan Kadinkes Taliabu.
“Sebelum Kase masuk KUA-PPAS Kemungkinan kami akan RDP dengan dia”ucap Hadiran ragu-ragu sembari menuturkan dirinya di Komisi I DPRD hanya sebagai anggota, kewengan penuh ada di ketua dan Sekretaris. (lea)















Tinggalkan Balasan