Terkait Kelangkaan Mita Subsidi di Taliabu, DPRD Soroti Pertamina Kepsul
Katasatu- Anggota DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, Suratman Bahrudin menyoroti Pertamina Wai Kalopa, Kepulauan Sula terkait keterlambatan distribusi BBM jenis minyak tanah (Mita) di Pulau Taliabu.
Pasalnya, hingga memasuki minggu ke tiga November, pasokan Mita subsidi untuk Kabupaten Pulau Taliabu, belum juga masuk.
Kata dia, kelangkangan pasokan BBM jenis Mita ini disebabkan karena keterlambatan distribusi BMM dari Pertamina Wai Kalopa ke Kabupaten Pulau Taliabu.
“Hal ini menyebabkan warga Kabupaten Pulau Taliabu kesulitan mendapatkan bahan bakar yang menjadi penopang kebutuhan masyarakat,” ungkapnya
Suratman juga mendesak PT. Pertamina untuk segera mempercepat proses distribusi tanpa harus menyulitkan agen distributor BMM di wilayah Kabupaten Pulau Taliabu.
“Kami berharap agar PT Pertamina tidak menyulitkan proses distribusi BBM di wilayah Pulau Taliabu karena BBM merupakan bagian penting dari kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Terpisah, Manager perusahaan agen Mita PT. Fichaldy Sula Star, La Ode Naul kepada media ini memastikan dalam waktu dekat ini minyak tanah subsidi jatah untuk Kabupaten Pulau Taliabu sudah masuk.
“Ada kendala sedikit soal kapal angkutan minyak tanah. Namun sudah beres. Sekarang ini sudah ada rekomendasi angkutan minyak tanah yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah dari Fuel terminal Sanana di Sanana ke pangkalan di Mita wilayah Kabupaten Pulau Taliabu,” kata Naul
Ia menegaskan bahwa segera mungkin kapal penganggkut minyak tanah subsidi untuk jatah Taliabu akan masuk, agar kelangkangan minyak tanah tidak terjadi.
“Kapal yang mengangkut minyak tanah ke Kabupaten Pulau Taliabu sudah ada, dan dipastikan tidak bermasalah. Semuanya sesuai prosedur. Dan di bulan November 2025 ini minyak sudah masuk,” pungkasnya. (lea)














Tinggalkan Balasan