Dihadiri Rektor Unhas, Tim CARA’DE Ajak Mahasiswa Baru Aktif Berkontribusi bagi Masyarakat

doc: istimewa

Katasatu – Tim PPK Ormawa CARA’DE BEM KMF Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin (UH) memperkenalkan program, kiprah, serta semangat pengabdian kepada mahasiswa baru Universitas Hasanuddin. Kegiatan tersebut berlangsung di JK Arenatorium (GOR Unhas), Makassar, Sabtu (15/8/2026).

Pengenalan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan peran organisasi kemahasiswaan dalam mendorong mahasiswa agar tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa), Tim CARA’DE memperkenalkan berbagai semangat dan nilai pengabdian yang menjadi bagian penting dari perjalanan mahasiswa. Program tersebut mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas organisasi sekaligus menghadirkan inovasi yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Hasanuddin bersama Wakil Rektor III. Kehadiran pimpinan universitas tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap berbagai inisiatif mahasiswa dalam mengembangkan potensi, membangun kreativitas, serta mengambil peran aktif dalam pengabdian dan pembangunan masyarakat.

Tim PPK Ormawa CARA’DE menekankan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan. Dengan bekal pengetahuan, kreativitas, kemampuan berkolaborasi, dan semangat pengabdian, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan solusi yang tidak hanya inovatif, tetapi juga relevan dan berkelanjutan.

Pengenalan PPK Ormawa kepada mahasiswa baru sekaligus menjadi ruang untuk menanamkan kesadaran bahwa dunia kemahasiswaan tidak hanya berbicara tentang kegiatan di lingkungan kampus. Lebih dari itu, mahasiswa memiliki tanggung jawab sosial untuk mengimplementasikan ilmu dan kompetensinya dalam menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Melalui CARA’DE, BEM KMF TP UH berkomitmen terus mendorong lahirnya mahasiswa yang adaptif, kolaboratif, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial. Semangat tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa baru untuk mulai mengenal, berproses, berkarya, serta mengambil bagian dalam berbagai gerakan positif di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas pemahaman mahasiswa baru mengenai pentingnya pengabdian, inovasi, dan kolaborasi dalam membangun masyarakat. Dengan demikian, semangat akademik dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial dan kontribusi nyata bagi pembangunan yang berkelanjutan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup