PT GMM Kembangkan 245 Hektare Kebun Plasma, Serap Sekitar 1.500 Tenaga Kerja
Katasatu – PT Gelora Mandiri Membangun (GMM) menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Direktur PT GMM, Ji Bae Park, mengatakan program sosial perusahaan telah dijalankan selama lebih dari 10 tahun dengan menyasar sejumlah sektor, mulai dari ekonomi, kesehatan, lingkungan hingga pendidikan.
“Selama 10 tahun kita memang selalu koordinasi untuk mendukung masyarakat supaya mereka bisa maju. Kita bantu bidang ekonomi, kesehatan, dan lingkungan,” kata Ji Bae Park.
Menurutnya, program CSR ke depan akan diarahkan agar lebih aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hal itu dinilai penting karena sebagian besar tenaga kerja perusahaan berasal dari desa-desa di sekitar wilayah operasional.
Salah satu perhatian utama perusahaan saat ini adalah peningkatan kesehatan dan pemenuhan gizi anak, termasuk dalam upaya penanganan stunting.
Ji Bae Park menilai kesehatan anak menjadi investasi penting bagi masa depan daerah maupun Indonesia. Karena itu, perusahaan mulai memberikan dukungan berupa susu dan makanan bergizi bagi anak-anak.
“Anak-anak itu sebenarnya masa depan kita dan masa depan Indonesia. Kalau anak tidak sehat, negara juga tidak bisa sehat. Maka kita konsentrasi pada kesehatan anak,” ujarnya.
Untuk wilayah Sumatera, perusahaan telah menyiapkan sekitar 2.000 kaleng susu sebagai bagian dari program bantuan gizi. Ke depan, bantuan tersebut akan dievaluasi dan disesuaikan dengan kebutuhan serta kandungan gizi yang diperlukan anak.
“Perusahaan juga telah berkoordinasi dengan tenaga medis, puskesmas dan pemerintah daerah untuk membahas program peningkatan kesehatan anak,” ungkapnya.
Ji Bae Park mengakui masih terdapat kebutuhan masyarakat yang belum seluruhnya dapat dipenuhi melalui program bantuan perusahaan. Namun, pihaknya berkomitmen meningkatkan perhatian terhadap masyarakat pada tahun mendatang, terutama pada sektor kesehatan dan ekonomi.
“Untuk sementara mungkin masyarakat berpikir bantuan dari perusahaan masih kurang. Tapi saya yakin ke depan, tahun depan perusahaan akan memperhatikan lebih, terutama kesehatan dan ekonomi masyarakat,” katanya.
Salurkan Beasiswa untuk Mahasiswa Halsel
Selain kesehatan, PT GMM juga menjalankan program CSR di bidang pendidikan.
Pada awal Agustus 2026, perusahaan menyerahkan bantuan beasiswa kepada 22 mahasiswa asal Bacan yang sedang menempuh pendidikan di Ternate.
Ji Bae Park mengatakan program tersebut telah dilaksanakan untuk ketiga kalinya dan diharapkan dapat membantu generasi muda Halmahera Selatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Sudah ketiga kali kita memberikan beasiswa. Mungkin itu bisa membantu anak-anak Halmahera Selatan untuk belajar lebih lanjut,” ujarnya.
Kembangkan Kebun Plasma
Di sektor ekonomi, PT GMM juga mendorong pengembangan kebun masyarakat melalui program plasma.
Ji Bae Park menjelaskan, perusahaan mulai melakukan produksi dan pengolahan minyak kelapa sawit sejak 2021. Seiring dengan kegiatan produksi tersebut, perusahaan terus mendorong pengembangan kebun masyarakat.
Pada 2026, PT GMM telah menyerahkan sekitar 245 hektare kebun plasma masyarakat kepada pihak koperasi untuk dikelola dan dikembangkan.
“Untuk kemajuan masyarakat di bidang ekonomi, tahun ini kita sudah serahkan kebun masyarakat plasma sekitar 245 hektare kepada pihak koperasi,” katanya.
Selain itu, perusahaan baru memperoleh persetujuan untuk melakukan land clearing atau pembukaan lahan sekitar 90 hektare yang direncanakan untuk pengembangan kebun masyarakat.
Pengembangan lahan tersebut, kata Ji Bae Park, masih akan dikoordinasikan bersama masyarakat dan pihak terkait agar pelaksanaannya sesuai kebutuhan serta rencana pengembangan wilayah plasma.
Pekerjakan Sekitar 1.500 Orang
Kontribusi perusahaan terhadap perekonomian daerah juga terlihat dari penyerapan tenaga kerja.
Saat ini, PT GMM mempekerjakan sekitar 1.500 orang yang terlibat dalam berbagai kegiatan perusahaan, baik di sektor perkebunan maupun aktivitas operasional lainnya.
“Keterlibatan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan terhadap perekonomian daerah,” tegas Ji Bae Park.
Sementara terkait pertemuannya dengan Bupati Halmahera Selatan, Ji Bae Park menyebut kegiatan tersebut menjadi momen pertama dirinya bertemu secara langsung dengan kepala daerah.
(Idal/Red)















Tinggalkan Balasan