Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Layanan Kesehatan Jadi Fokus Sherly di Awal Tahun 2026

Gubernu Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos II Foto: Edo Huka

“Layanan gratis tetap jalan, tapi PR-nya masih banyak. Kita ingin masyarakat bukan hanya dilayani gratis, tapi juga dilayani dengan baik,” Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos.

 Katasatu- Setelah program pendidikan dan kesehatan gratis berjalan, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos mulai mengfokuskan perhatiannya pada peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan kesehatan.

“Peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan menjadi fokus utama saya dan pak Sarbin di awal tahun 2026,” ungkap Sherly di sela-sela open house di kediaman gubernur di Sofifi, Kamis (01/01/2026).

Di sektor pendidikan, lanjut Sherly, kebijakan pendidikan gratis yang telah berjalan, kini memasuki fase evaluasi dan peningkatan kualitas. Pemerintah provinsi menggandeng sejumlah mitra swasta nasional dan internasional untuk memperkuat mutu pembelajaran di sekolah-sekolah.

“Kita sudah melewati tahap akses. Sekarang fokusnya kualitas,” ucap Sherly.

Sherly mengaku Pemprov Maluku Utara telah bekerja sama dengan sejumlah mitra seperti Microsoft, Acer, dan Sampoerna Foundation untuk mendukung peningkatan kompetensi guru, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta penguatan ekosistem belajar di sekolah.

Sherly juga menargetkan peningkatan peringkat Standar Pelayanan Nasional (SPN) pendidikan Maluku Utara yang sebelumnya berada di posisi ke-48 secara nasional.

“Target kita bisa masuk 10 besar. Itu butuh kerja sama dan konsistensi,” tegas gubernur berparas cantik ini.

Untuk di sektor kesehatan, Sherly memastikan program layanan kesehatan gratis tetap berlanjut pada 2026. Namun, pemerintah kini memberi penekanan lebih besar pada peningkatan mutu pelayanan di fasilitas kesehatan.

Menurut dia, tantangan di sektor kesehatan masih cukup besar, mulai dari kualitas layanan, pemerataan tenaga kesehatan, hingga kesiapan fasilitas di daerah terpencil.

“Layanan gratis tetap jalan, tapi PR-nya masih banyak. Kita ingin masyarakat bukan hanya dilayani gratis, tapi juga dilayani dengan baik,” katanya.

Sherly menambahkan, pemerintah provinsi akan terus melakukan pembenahan secara bertahap untuk memastikan layanan kesehatan di Maluku Utara semakin berkualitas dan merata.

Ia berharap, dengan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pembangunan sumber daya manusia Maluku Utara dapat berjalan lebih berkelanjutan dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Dua sektor ini kunci masa depan daerah,” pungkas Sherly. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup