Tak Terbendung! SSB Tomara Libas Semua Lawan dan Angkat Trofi Juara U-10
Katasatu – Sekolah Sepak Bola (SSB) Tomara Am tampil gemilang dan berhasil meraih gelar juara pertama pada Festival Sepak Bola Anak Merdeka kategori usia 10 tahun (U-10) yang digelar di Lapangan GOR Desa Tuokona, Halmahera Selatan, Minggu (23/8/2026).
Festival tersebut diikuti sekitar 20 tim yang berasal dari delapan SSB se-Kabupaten Halmahera Selatan. Sejak fase penyisihan hingga partai final, SSB Tomara Am menunjukkan permainan konsisten dengan catatan kemenangan meyakinkan.
Pada fase penyisihan grup yang berlangsung Jumat (21/8/2026), Tomara Am mengawali kiprahnya dengan kemenangan telak 5-0 atas Wonderkids B. Hasil serupa kembali diraih saat menghadapi SSB Putra Seki dengan skor 5-0.
Performa tersebut berlanjut ke babak semifinal. Anak-anak asuhan pelatih Badrun Manaf kembali menunjukkan dominasi permainan dengan menundukkan SSB Wonderkids A dengan skor 2-0.
Kemenangan itu mengantarkan Tomara Am ke partai final untuk menghadapi SSB Alhijrah asal Desa Marabose.
Laga puncak berlangsung sengit. Kedua tim saling melancarkan serangan sejak awal pertandingan. Namun, Tomara Am mampu bermain lebih efektif dengan mengandalkan organisasi permainan, disiplin, serta kemampuan individu para pemain.
Gol pembuka Tomara Am tercipta pada menit keenam babak pertama melalui Rido, pemain bernomor punggung 19. Memanfaatkan kecepatan dan kelincahannya, Rido berhasil melewati pertahanan Alhijrah sebelum melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dihentikan penjaga gawang lawan.
Memasuki babak kedua, Tomara Am terus menekan untuk memperbesar keunggulan. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-15 melalui Alif, pemain bernomor punggung 10.
Alif berhasil menyelesaikan peluang dengan tenang sehingga mengubah kedudukan menjadi 2-0.
Hingga pertandingan berakhir, Alhijrah tidak mampu mengejar ketertinggalan. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan dan memastikan Tomara Am keluar sebagai juara Festival Sepak Bola Anak Merdeka U-10.
Pelatih Kepala SSB Tomara Am, Badrun Manaf, mengapresiasi kerja keras dan kedisiplinan anak asuhnya sepanjang turnamen.
“Ini adalah hasil dari proses latihan yang selama ini kami jalani. Anak-anak bermain dengan penuh semangat dan disiplin,” ujar Badrun seusai pertandingan.
Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan hanya hasil pertandingan, tetapi juga bagian dari proses pembinaan pemain sejak usia dini.
Ia meminta para pemain tidak cepat puas dengan pencapaian tersebut dan terus meningkatkan kemampuan melalui latihan secara konsisten.
“Anak-anak harus tetap rendah hati, terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Prestasi ini menjadi motivasi agar mereka bisa berkembang lebih baik ke depannya,” katanya.
Badrun menegaskan, SSB Tomara Am berkomitmen menjalankan pembinaan sepak bola usia dini secara berkelanjutan melalui program latihan rutin setiap pekan yang didukung oleh pelatih berlisensi.
“Dengan capaian ini, SSB Tomara Am berkomitmen mencetak pemain-pemain muda berbakat yang siap bersaing di level yang lebih tinggi,” pungkasnya. (RI/Red)















Tinggalkan Balasan