Unhas Tinjau Capaian dan Dampak PPK Ormawa Tim CARA’DE di Desa Tinggimae
Katasatu – Tim CARA’DE BEM KMF TP UH menerima kunjungan Visitasi Internal Universitas Hasanuddin dalam rangka meninjau pelaksanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2026 di Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Minggu (23/8/2026).
Visitasi tersebut dihadiri Tim Pengelola PPK Ormawa Universitas Hasanuddin bersama Tim Visitator Internal Universitas Hasanuddin. Turut hadir Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) BEM KMF TP UH yang mendampingi langsung tim pelaksana selama proses visitasi di lokasi pengabdian.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Tim visitator juga meninjau secara langsung perkembangan program serta dampak kegiatan yang telah dilaksanakan Tim CARA’DE bersama masyarakat Desa Tinggimae.
Selain melakukan peninjauan, visitasi tersebut menjadi ruang evaluasi untuk melihat berbagai capaian yang telah diperoleh, sekaligus mengidentifikasi kendala dan kebutuhan pengembangan program ke depan.
Ketua Ormawa BEM KMF TP UH, Nurfahmi, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
“BEM KMF TP UH bertekad untuk terus menjalankan dan memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tidak hanya melalui kegiatan akademik, tetapi juga dengan mengimplementasikan ilmu pengetahuan melalui pengabdian kepada masyarakat,” tegas Nurfahmi.
Menurutnya, ilmu dan pengetahuan yang diperoleh mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi harus dapat diimplementasikan sehingga memberikan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi dapat memberikan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat,” lanjutnya.
Melalui visitasi internal tersebut, Tim CARA’DE berharap pelaksanaan PPK Ormawa 2026 dapat terus berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Program tersebut diharapkan tidak hanya memenuhi target kegiatan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif serta mendorong masyarakat Desa Tinggimae untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi, organisasi mahasiswa, dan masyarakat dalam mendorong lahirnya inovasi serta pengembangan potensi desa melalui program pengabdian yang berkelanjutan. (Red)














Tinggalkan Balasan